Apakah mie lemonilo aman untuk penderita diabetes

Bolehkah diabetes makan mie instan? Seperti yang kita tahu, penderita diabetes harus menjaga pola makan adalah hal yang sangat penting. Banyak yang menghindari berbagai jenis makanan tinggi gula dan juga karbohidrat, termasuk mie instan.

Dibalik rasa yang lezat dan juga harga yang terjangkau, mie instan juga diketahui tidak baik dikonsumsi secara berlebihan dan terus menerus. Hal ini disebabkan oleh beberapa kandungan yang mungkin kurang baik untuk tubuh.

Kandungan Mie Instan

Satu bungkus mie instan berisi satu blok mie kering , bumbu penyedap, minyak bumbu dan mungkin cabai bubuk serta juga kecap sebagai penyedap rasa. Beberapa bahan-bahan yang ada pada mie, cara pengolahan dan juga bumbu yang ada dalam produk mie, sangat mungkin mengandung bahan-bahan yang kurang baik bagi tubuh. Berikut adalah beberapa kandungan yang mungkin yang menyebabkan timbulnya bahaya makan mie instan secara berlebihan:

1. Mengandung Pengawet Berbahaya

Untuk mendapatkan umur simpan yang lebih lama, umumnya  mereka diproses menggunakan pengawet. Pengawet kimiawi yang berasal dari industri perminyakan seperti Butylated hydroxyanisole (BHA) dan tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ) biasanya ditambahkan supaya dapat digunakan lebih lama.

Asupan bahan kimia yang berlebihan pada tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan. Konsumsi bahan-bahan pengawet ini juga dapat menyebabkan gejala seperti sakit kepala, mual, tekanan darah tinggi, lemas, otot sesak dan kemerahan pada kulit pada beberapa orang.

2. Terbuat dari Maida (Tepung Putih)

Kebanyakan mi instan terbuat dari maida atau tepung terigu olahan. Karena maida sangat diproses, umumnya mereka tidak memiliki nutrisi apa pun, dan memiliki banyak kalori. Mengkonsumsi tepung putih yang berlebihan juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penambahan berat badan, obesitas, diabetes tipe 2, resistensi insulin, dan peningkatan kolesterol.

Baca juga : Apakah Diabetes dapat Disembuhkan?

3. Sarat dengan Lemak Jenuh

Mie instan umumnya mengandung minyak kelapa sawit, lemak babi atau mentega sebelum dikemas, sehingga mereka mengandung lemak jenuh yang tinggi. Sebagian besar mi juga menyertakan minyak bumbu di dalam kemasan yang juga tinggi lemak jenuhnya. Lemak jenuh, jika dikonsumsi secara berlebihan atau teratur, dapat meningkatkan kadar lipoprotein densitas rendah (LDL, atau kolesterol “jahat”) dalam darah. Kolesterol tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung serta diabetes tipe 2.

4. Tinggi Sodium

Sodium merupakan salah satu hal yang penting untuk berfungsinya tubuh. Namun, terlalu banyak tidak baik untuk kesehatan Anda. Asupan natrium yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi), yang pada akhirnya meningkatkan risiko penyakit jantung, gagal jantung, dan juga stroke.

5. Mengandung MSG

Beberapa merek mie instan menambahkan Monosodium Glutamate (MSG) sebagai bumbu yang menyertai mie instan. Beberapa penelitian telah mengaitkan konsumsi MSG yang tinggi selama bertahun-tahun dengan penambahan berat badan berlebih. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa MSG dapat berdampak negatif pada kesehatan otak.

Bolehkah Diabetes Makan Mie Instan?

Kandungan dalam mie dalam kemasan mungkin mengandung bahan-bahan yang berbahaya bagi tubuh, sehingga membuat penderita diabetes mungkin takut untuk mengkonsumsinya. Namun ternyata penderita diabetes dapat mengkonsumsi menikmati mie.

Asalkan mereka harus menekankan pada moderasi, kontrol porsi dan keseimbangan pola makan dengan aktivitas fisik. Saat mengkonsumsi mie, selalu padukan dengan makanan padat nutrisi lainnya untuk mengontrol gula darah, menjaga berat badan yang sehat dan mencegah penyakit kronis lainnya.

Mie instan diketahui banyak mengandung karbohidrat, lemak jenuh serta natrium dalam jumlah yang tinggi. hal inilah yang menjadi perhatian utama bagi penderita diabetes yang ingin mengkonsumsi mie. Jadi jika ingin mengkonsumsi mie disarankan untuk tetap membatasi asupan.

Baca Juga : 5 Jenis Buah yang Baik untuk Penderita Diabetes

Tips Makan Mie Instan

Walaupun boleh mengkonsumsi mie instan, hal ini tidak berarti Anda bisa makan sepuasnya. Beberapa hal perlu Anda perhatikan untuk menjaga kesehatan jangka panjang. Berikut adalah beberapa tips makan mie instan yang telah farmaku rangkum untuk Anda.

1. Batasi Penggunaan Bumbu pada Kemasan

Saat akan mengkonsumsi mi, Anda disarankan untuk mengurangi atau tidak menggunakan bumbu yang terdapat pada kemasan mie instan. Sebab mereka juga mengandung sodium atau garam yang banyak, jadi lebih baik Anda mencobanya dengan menambahkan garam sendiri.

Hal ini seperti yang telah Anda ketahui, bahwa penderita diabetes mengonsumsi lebih sedikit garam. Minyak goreng yang digunakan untuk membuat mie instan juga menjadi perhatian. Sebab minyak tersebut mungkin buruk dan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan.

2.  Tambahkan Sayuran dan Nutrisi Lainnya

Kebanyakan mie dalam kemasan mengandung sedikit gizi dan juga nutrisi. Oleh karenanya penting bagi Anda untuk memasukkan nutrisi lain yang dibutuhkan tubuh dari sumber makanan lain. Anda bisa menambahkan sayuran seperti sawi, bayam, atau tomat sebagai sumber serat. Menambahkan beberapa irisan daging, udang atau ayam ke dalam mie mungkin juga dapat menjadi pilihan bagus sebagai sumber protein untuk tubuh. Bila perlu anda juga bisa menambahkan suplemen untuk memenuhi kebutuhan harian anda.

Baca Juga : Suplemen yang Tepat untuk Penderita Diabetes

3. Batasi Asupan

Walaupun makan mie instan tidak langsung memberikan efek buruk kepada tubuh, bukan berarti Anda bisa bebas mengkonsumsinya. Tetap membatasi asupan, merupakan cara terbaik untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Tidak hanya mie instan, sebab makanan jenis apapun tidak akan membawa dampak yang baik jika dimakan secara berlebihan.

Usahakan untuk makan tidak lebih dari satu bungkus tiap kali menyantapnya. Walaupun terkadang memakan satu porsi terasa kurang, Anda harus pandai dalam mengatasinya. Misalnya dengan cara menyantapnya bersama camilan sehat lainya, seperti makan buah-buahan yang kaya akan vitamin sebelum Anda hendak makan mie dalam kemasan.

4. Pilih Mie yang Lebih Sehat

Semakin berkembangnya industri makanan, banyak produsen mie instan yang memperhatikan kesehatan konsumennya. Saat ini mungkin Anda akan dengan mudah menemukan berbagai jenis mie instan yang terbuat dari bahan-bahan yang lebih sehat. Misalnya dibuat dari biji-bijian, sayuran, gandum atau juga dilengkapi dengan bahan-bahan yang sehat seperti sayuran. Beberapa di antara mereka juga mungkin tidak mengandung pengawet buatan.

Hal ini tentu semakin memudahkan Anda untuk bisa memilih jenis mi yang lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi. Oleh karenanya, coba mulailah untuk membiasakan membaca tabel pada kemasan produk dan juga komposisinya untuk mengetahui kandungannya.

Setiap orang harus menjalani diet sehat untuk menjaga kesehatan tubuh, terlebih untuk penderita diabetes. Diet diabetes yang sehat harus mengutamakan asupan makanan tinggi nutrisi seperti biji-bijian utuh, buah-buahan, sayuran, produk susu rendah lemak, protein tanpa lemak, serta lemak sehat.

Makanan tinggi lemak jenuh, gula tambahan, natrium, biji-bijian olahan,daging berlemak, makanan tinggi garam dan pengawet harus dihindari. Sebab mereka dapat menyebabkan penambahan berat badan, obesitas, komplikasi diabetes, dan penyakit lain seperti kanker, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

Jika Anda bertanya bolehkah diabetes makan mie instan? Kita sudah tahu jawabannya boleh, namun penderita diabetes sebaiknya hanya mengkonsumsi mie sesekali saja. Mereka juga harus mengimbangi dengan asupan makanan kaya nutrisi serta rajin melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga. Serta jangan lupa untuk mengecek kadar gula darah anda secara teratur.

Apakah mie instan aman bagi diabetes?

Kabar baiknya, menurut American Diabetes Association pasien diabetes tetap boleh mengonsumsi mi instan asalkan tidak melebihi kebutuhan asupan karbohidrat harian. Mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang banyak dan tidak terkontrol akan membuat Anda bertambah gemuk.

Apakah mie Lemonilo aman untuk?

Mie Instan Alami Lemonilo juga dibuat dengan bahan-bahan alami, tanpa pewarna dan pengawet, tampa MSG tambahan, serta lebih rendah gluten. Hasilnya, mie goreng instan alami Lemonilo lebih baik dan aman untuk tubuh karena memiliki kandungan nutrisi alami serta 0% trans fat (lemak trans).

Apakah mie Lemonilo mengandung karbohidrat?

LemoniloMie Instan Kari Ayam Mie instan yang sehat ini hanya mengandung 300 kalori per bungkusnya dan di dalamnya, juga terkandung mineral seperti kalium, serta makronutrisi yang penting untuk tubuh seperti protein dan karbohidrat.

Apa pengganti nasi untuk penderita diabetes?

Oat merupakan jenis gandum yang mengandung serat tinggi sehingga dapat mengontrol gula darah dalam tubuh. Inilah yang membuat oat bisa jadi salah satu pilihan pengganti nasi yang tepat bagi pasien diabetes.