Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

ABSTRAK

Lamariadi. 2010. Teori Gerak Lurus dan Penerapannya dalam Kehidupan. Tugas Akhir Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Drs. Sumarjono.

Kata Kunci : Gerak, Jarak, Kedudukan, Perpindahan, Kecepatan, Percepatan.

Suatu benda dikatakan bergerak apabila kedudukannya senantiasa berubah terhadap suatu titik acuan tertentu. Perubahan letak benda dilihat dengan membandingkan letak benda tersebut terhadap suatu titik acuannya. Apabila titik-titik yang dilalui oleh suatu benda dihubungkan dengan garis, maka garis itu disebut lintasan. Jika lintasan tersebut berbentuk garis lurus, maka gerak benda disebut gerak lurus, dengan kata lain gerak lurus adalah perubahan posisi (kedudukan) suatu benda terhadap titik acuan tertentu yang lintasannya berupa garis lurus.

Gerak lurus terbagi atas Gerak Lurus Beraturan (GLB), Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) dan Gerak Vertikal. Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) juga dapat dibedakan menjadi gerak lurus berubah beraturan dipercepat, gerak lurus berubah beraturan diperlambat dan gerak vertikal.Gerak vertikal merupakan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). Hal ini dikarenakan benda yang bergerak vertical akan dipercepat dengan percepatan tetap (konstan) yaitu 9,8 m/s² dan disebut dengan percepatan gravitasi bumi. Gerak vertikal dibedakan menjadi gerak vertikal ke atas, gerak vertikal ke bawah dan gerak jatuh bebas.

 

Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

RG Squad pernah mendengar gerak lurus? Ingat yah, gerak adalah perubahan kedudukan suatu benda dari posisi awal. Benda dikatakan bergerak ketika benda mengalami perpindahan atau menempuh suatu jarak tertentu. Berdasarkan lintasannya, gerak terbagi menjadi 3 jenis, yaitu gerak lurus, gerak melingkar, dan gerak melengkung (parabola). Benda yang bergerak pada lintasan lurus disebut gerak lurus. Nah, gerak yang akan kita bahas kali ini adalah konsep gerak lurus.

Well, gerak mengenal istilah jarak dan perpindahan. Jarak adalah panjang lintasan yang ditempuh benda tanpa memperhatikan arahnya. Sementara itu, perpindahan didefinisikan sebagai panjang lintasan, namun memperhatikan arah atau kedudukan awal dan akhir benda tersebut. 

Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

 Ilustrasi jarak dan perpindahan (sumber gambar: mediabali.net)

Kecepatan dan Kelajuan Rata-Rata

  • Kecepatan rata-rata merupakan perbandingan perpindahan benda dengan waktu tempuh. Kecepatan merupakan besaran vektor, karena memiliki besar dan arah. Kecepatan rata-rata merupakan perubahan perpindahan (posisi) yang ditempuh oleh benda tiap satuan waktu.

Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

  • Kelajuan rata-rata merupakan panjang lintasan (jarak) yang ditempuh oleh benda tiap satuan waktu.

 

Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

Gerak lurus dibedakan menjadi 2, yaitu gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB).

  • Gerak Lurus Beraturan (GLB)
  • Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)

GLB merupakan gerak benda pada lintasan lurus dengan kecepatan yang tetap atau tanpa percepatan.

Secara matematis, rumus GLB ditulis sebagai berikut:

Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

 

Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

Grafik GLB v terhadap t (sumber: brainly.co.id)

GLBB merupakan gerak lurus suatu benda yang kecepatannya berubah karena adanya percepatan tetap. Maksud percepatan tetap ialah percepatan selalu sama terhadap waktu. Karena adanya percepatan, rumus jarak yang ditempuh tidak lagi linier, melainkan kuadratik.

 

Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

Ketentuan :

(+) saat benda dipercepat , jadi vt > v0

(-) saat benda diperlambat, jadi vt < v0

Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

Grafik GLBB (sumber gambar: fisikazone.com)

Oke, RG Squad sudah tahu konsep gerak lurus, kan? Mau tahu contoh gerak lurus lainnya dalam kehidupan sehari-hari? Tanya aja, yuk, dengan tentor ahlinya melalui Ruangguru Digital Bootcamp! Kamu juga bisa diskusi melalui chat dengan pelajar se-Indonesia, lho!

Jika sebuah lintasan berbentuk garis lurus, gerak benda tersebut disebut *

GLB atau gerak lurus beraturan adalah sebuah keadaan dimana sebuah benda bergerak dalam kecepatan yang tetap atau konstan. Gerak lurus yang beraturan ini bermula dari sebuah gerak. Gerak sendiri memiliki pengertian “perubahan posisi objek dari titik awal ke tujuan”. Ada dua macam jenis dari gerak ini, ada gerak lurus beraturan (GLB) dan gerak lurus berubah beraturan(GLBB). Namun dalam kesempatan kali ini kita akan secara khusus membahas GLB atau gerak lurus beraturan.

Pengertian GLB

Mari kita mulai dengan mengenal apa itu gerak. Di atas kita sudah menyinggung sedikit mengenai hal ini, gerak adalah perubahan posisi sebuah benda atau objek suatu titik awal objek menuju titik akhir. Sedangkan untuk GLB, pengertiannya adalah gerak lurus yang memiliki kecepatan tetap, dan tidak adanya percepatan pada objek. Sehingga nilai percepatan pada objek yang mengalami GLB adalah nol (a = 0). Sedangkan pada sisi GLBB, benda akan mengalamu perubahan kecepatan.

Kita bisa ambil contoh, jika dalam kurun waktu 1 menit pertama, sebuah benda menempuh jarak 10 m, maka dalam selang 1 menit berikutnya benda tersebut juga menempuh jarak 10 m. Walaupun berada pada jalan yang lurus sebuah mobil tidak akan dapat menempuh jarak yang sama dalam selang waktu yang juga tetap, sehingga akan sedikit sulit untuk mengalami kejadian GLB ini di dunia nyata. Karena pasti akan terjadi percepatan atau perlambatan dari sebuah mobil, hal ini disebut dengan GLBB atau gerak lurus berubah beraturan.

Ciri-Ciri Sebuah Benda Mengalami GLB

Jadi sebuah benda bisa dikatakan mengalami GLB jika punya ciri-ciri seperti berikut ini:.

  • Berada pada sebuah lintasan yang berupa garis lurus atau masih dapat dianggap sebagai lintasan yang lurus
  • Kecepatan benda tetap atau konstan
  • Tidak Mempunyai percepatan (a=0)
  • Pada kecepatan berbanding lurus dengan perpindahan dan berbanding terbalik dengan waktu.

Rumus GLB

GLB ada rumusnya juga ya? Oh tentu dong. Rumus ini akan kita gunakan untuk menghitung kecepatan bila yang diketahui adalah jarak dan waktu. Begitu juga dengan waktu dan jarak jika yang diketahui sebaliknya. Kecepatan akan kita hitung dengan jarak yang berbanding terbalik dengan waktu, sehingga jika ditulis ke dalam rumus, maka bentuknya akan menjadi seperti ini:

Berikut Rumus GLB:

v = kecepatan (km/jam atau m/s)

s = perpindahan, atau biasanya juga disebut sebagai jarak tempuh (km atau m)

t = selang waktu atau waktu tempuh (jam, sekon)

Rumus dan besaran di atas akan kita gunakan untuk menghitung segala macam hal yang berkaitan dengan GLB. Nah biar kita bisa lebih paham mengenai hal ini, yuk kita coba lihat contoh soal yang satu ini.

Contoh Soal:

Seorang pengendara mobil, berkendara dengan selama 30 menit sepanjang lintasan lurus dengan jarak 200 m. Berapakah kecepatan dari atlet sepeda tersebut?

Solusi:

V = 200/30

V= 6 m/s

Buat yang pengen tahu lebih banyak soal GLB atau berbagai macam materi fisika lainnya, kamu bisa cobain Kelas Pintar, platform bimbingan belajar dengan sistem yang siap membantu kamu belajar, ditambah dengan produk SOAL, yang menyediakan berbagai pilihan soal latihan seperti matematika, fisika, bahasa Indonesia, dan berbagai macam materi lainnya untuk kamu, dan juga fitur TANYA yang bisa menjawab berbagai pertanyaan mengenai soal atau materi yang belum dikuasai.

Nah itu dia sedikit pembahasan gerak lurus beraturan yang harus kamu ketahui. Jika ada yang masih kamu bingungkan, silahkan tuliskan pertanyaan kamu di kolom komentar. Dan jangan lupa untuk share pengetahuan ini ya!