Apakah bayi usia 5 bulan boleh minum air putih?

Jakarta -

Mengasuh bayi baru lahir tak boleh sembarangan, Bunda. Terutama pada 0-6 bulan pertama kelahirannya. Terkait pemenuhan kebutuhan nutrisinya, bayi hanya boleh diberikan air susu ibu (ASI) ya.

Bunda tak perlu khawatir mengenai kecukupan ASI untuk si kecil. Saat mereka tetap menangis meski sudah disusui, cobalah untuk mencari tahu sumber ketidaknyamanannya.

Jika bayi masih lapar, cobalah untuk menyusui sesering mungkin. Produksi ASI sendiri tergantung supply and demand nih, Bunda. Itu artinya, saat bayi meminum banyak ASI maka produksi akan terus meningkat. Jadi, jangan sekali-sekali mencoba memberikan air putih pada bayi di bawah usia 6 bulan, ya!

Bagi sebagian orang tua baru, kadang timbul rasa penasaran apakah ASI cukup membuat bayi kenyang? Menjawab pertanyaan tersebut, dokter anak Stephen R. Samuels, mengatakan bahwa bayi usia 0-6 bulan mendapatkan semua cairan yang dibutuhkan dari ASI atau susu formula, sehingga ia tidak membutuhkan cairan lainnya.

"Setelah bayi Anda berusia 6 bulan, tidak apa-apa memberinya air minum saat ia haus,"jelasnya dikutip dari Simple Most.

Mengapa Bayi Tidak Bisa Minum Air?

Perlu untuk diketahui bahwa memberikan cairan lain di luar ASI dan susu formula pada bayi usia 0-6, dapat menyebabkan keracunan air dan masalah kesehatan yang sangat serius. Hal ini disebabkan oleh tubuhnya yang belum siap untuk menerima air putih, sehingga dapat membebani sistem pencernaannya yang masih lemah.

Keracunan air putih juga bisa terjadi ketika kadar natrium dalam tubuh bayi terganggu. Mengutip Parents, hal ini bisa mendatangkan malapetaka pada keseimbangan elektrolit dalam tubuhnya.

Jika hal ini terjadi, bayi akan mengalami pembengkakan jaringan, muntah, kejang, atau bahkan koma. Duh, ngeri ya, Bunda.

Apakah bayi usia 5 bulan boleh minum air putih?
Ilustrasi bayi sakit/ Foto: thinkstock

Meski bayi telah melewati 6 bulan pertama kehidupannya, artinya bayi bersiap menerima makanan padat atau Makanan Pendamping ASI (MPASI). Mungkin Bunda berpikir tidak masalah untuk memberikannya air putih sekitar dua sendok makan. Padahal hal tersebut tidak perlu dilakukan juga, karena air putih tidak mengandung kalori dan sangat disayangkan jika memberinya cairan nol kalori. Sehingga akan lebih baik jika mengganti air tersebut dengan ASI atau susu formula yang tersedia.

Bahkan jika cuaca saat ini panas dan kering sekalipun, bayi tetap tidak membutuhkan air putih lho, Bunda. Karena ASI atau susu formula saja sudah cukup untuk menjaganya untuk tetap terhidrasi.

Namun jika bayi mengalami konstipasi atau buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu, maka dokter mungkin akan menyarankan untuk memberinya 2 ons atau 59 mililiter (ml) air sehari untuk mengatasi hal tersebut.

Kapan bayi boleh minum air putih?

Dikutip dari Pregnancy Birth Baby, jika bayi sudah memasuki usia 6 bulan, Bunda setidaknya dapat menawarkan sedikit air untuknya, akan tetapi tidak boleh dijadikan pengganti ASI atau susu formula. ASI atau susu formula ini harus tetap menjadi minuman dan makanan utama bagi bayi hingga usianya mencapai 12 bulan.

Setelah memasuki usia 12 bulan, air putih bisa dikonsumsi secara teratur. Bunda juga dapat menawarkannya air dan susu menggunakan cangkir. Ini menjadi upaya agar mereka dapat belajar cara minum dari cangkir dan membantu mencegah sembelit.

Bunda, lihat juga ikan pengganti salmon yang bisa dijadikan menu MPASI dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

(AFN/jue)

“Bolehkah bayi minum air putih?” Pertanyaan ini jamak ditemui di kepala para orang tua. Terlebih lagi selama ini yang kita pahami, air putih memang minuman terbaik untuk tubuh manusia dibandingkan minuman jenis lain seperti susu, teh, kopi bahkan minuman bersuplemen sekalipun. 

Namun, apa yang baik untuk orang dewasa belum tentu baik untuk si kecil Anda yang belum genap berusia 6 bulan.

Berikut penjelasan selengkapnya terkait bolehkah bayi minum air putih dan alasan mengapa bayi sebaiknya hanya minum ASI terlebih dahulu.

  • Bolehkan Bayi Minum Air Putih?
  • Alasan Bayi Tidak Boleh Minum Air Putih
  • Kapan Bayi Boleh Minum Air Putih?
  • Risiko Memberikan Bayi Minum Air Putih
  • Manfaat Memberi Bayi Anda Air Minum
  • Bagaimana Jika Bayi di bawah 6 Bulan Terpaksa Minum Air Putih? 

Bolehkan Bayi Minum Air Putih?

Apakah bayi usia 5 bulan boleh minum air putih?

Peneliti Ann Kellams dalam jurnalnya yang diterbitkan oleh Journal Breastfeeding Medicine menegaskan, bayi di bawah usia 6 bulan sebaiknya diberikan ASI Eksklusif. Di usia tersebut, bayi hendaknya belum mengonsumsi makanan padat atau air putih, kecuali pemberian vitamin, mineral, dan obat-obatan yang direkomendasikan oleh dokter anak karena kondisi tertentu.

Hal yang sama juga ditekankan di laman kesehatan Healthline, bayi berusia di bawah 6 bulan harus menerima nutrisi dan hidrasi dari ASI atau susu formula, bukan air.

Tubuh bayi tidak cocok untuk menerima air putih sampai beberapa bulan setelah lahir. Ukuran perut yang masih kecil dan ginjal yang sedang berkembang membuat mereka berisiko kehilangan nutrisi dan keracunan air. 

Artikel terkait: Benarkah perut buncit tanda bayi masuk angin? Berikut penjelasan dokter

Alasan Bayi Tidak Boleh Minum Air Putih

Menurut American Dietetic Association (ADA) dan American Academy of Pediatrics (AAP), sebagaimana dilansir oleh Kompas, orang tua sebaiknya tidak perlu khawatir bayi mereka akan kekurangan cairan meski ia tidak minum air putih. Hal ini karena kandungan air dalam ASI dan susu formula sudah cukup untuk memenuhi jumlah air putih yang wajib dikonsumsi oleh bayi, yaitu sebesar 1,5 mL air / kkal energi setiap harinya.

Selain itu, rasa air putih yang sejuk dan segar dapat membuat bayi kehilangan selera untuk minum susu. Minum air putih akan membuat perut bayi terasa penuh dan menunda rasa laparnya, sehingga memicu bayi untuk minum susu lebih sedikit daripada biasanya.

Anda tidak perlu khawatir bayi akan mengalami konstipasi (susah BAB) atau mengalami kerusakan ginjal jika tidak diberi minum air putih, karena ASI sudah mengandung 88% air dan segala macam nutrisi yang dibutuhkan bayi.

Demikian juga susu formula bila diberikan sesuai dengan takaran, kecuali jika bayi memiliki alergi terhadap susu sapi/ susu formula jenis tertentu.

Kapan Bayi Boleh Minum Air Putih?

Apakah bayi usia 5 bulan boleh minum air putih?

Pertanyaan bolehkah bayi minum air putih mungkin sudah terjawab, namun kapan ia bisa mulai minum air putih? Kebanyakan, ahli menyarankan agar orang tua menunggu sampai si kecil sudah mulai makanan padat, yaitu ketika si kecil Anda berusia sekitar 6 bulan.

Sementara itu, laman Pregnancy Birth Baby menulis, Parents dapat menawarkan dengan jumlah yang sangat sedikit, air keran yang dimasak dan didinginkan, tetapi Anda tidak boleh mengganti asupan ASI atau susu formula mereka. ASI atau susu formula tetap harus menjadi minuman utama mereka hingga usia 12 bulan.

Parents dapat memulai makanan padat antara usia 5 dan 6 bulan, tetapi para ahli menyarankan untuk menunggu sampai bayi Anda mendekati usia 6 bulan terlebih dahulu. Agar lebih yakin, Parents bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak, kapan sebaiknya bayi Anda memulai MPASI. Mengingat, kondisi kesehatan masing-masing bayi tentu berbeda-beda. 

Jika si kecil baru saja mulai makanan padat, mulailah dengan beberapa teguk air saat mereka makan agar bisa membantu mencegah sembelit karena peningkatan tingkat kepadatan dan jumlah pada feses  mereka. 

Artikel terkait: BAB Cair pada Bayi Tak Selalu Gejala Diare, Kenali Perbedaannya!

Berapa Banyak Air yang Bisa Diminum Bayi Saya?

Di usia sekitar 6 bulan, bayi membutuhkan 4 sampai 6 ons air sehari (60-120 ml), atau lebih dari setengah cangkir air. Tetapi, tanyakan kepada dokter anak Anda berapa banyak yang benar-benar dibutuhkan si kecil sebelum ia mulai minum air.

Risiko Memberikan Bayi Minum Air Putih

Apakah bayi usia 5 bulan boleh minum air putih?

Sebagaimana disarikan dari laman What to Expect, bayi yang sangat kecil tidak dapat minum air karena risiko berikut ini:

Kekurangan Nutrisi

Bayi yang memuaskan nafsu makan dan kebutuhan mereka untuk mengisap dengan botol air akan berpotensi kehilangan nutrisi penting yang mereka dapatkan dari ASI dan susu formula.

Pertambahan Berat Badan yang Tidak Mencukupi

Jika bayi Anda secara teratur minum air selain ASI atau susu formula, ia tidak kenyang dengan makanan. Seiring waktu, itu berarti bayi Anda tidak akan memiliki kalori yang dia butuhkan untuk mendapatkan jumlah berat yang sesuai.

Pasokan Susu Berkurang

Jika Anda menyusui, memberi bayi air mineral pada akhirnya dapat mengurangi suplai ASI Anda, karena bayi yang kenyang dengan air akan lebih sedikit menyusu di payudara.

Ketidakseimbangan Kimia dan Keracunan Air

Membiarkan bayi Anda minum air dalam jumlah besar dapat menyebabkan keracunan air, suatu kondisi yang berpotensi berbahaya di mana elektrolit (seperti natrium) dalam aliran darah bayi menjadi encer. Kondisi ini dapat memengaruhi fungsi tubuh normal bayi, yang mengakibatkan gejala seperti suhu tubuh rendah atau kejang.

Hal ini bisa terjadi pada bayi. Ketika ginjal diberi lebih banyak air daripada yang bisa mereka tangani, kelebihan air berakhir di aliran darah Anda. Hal ini akan membuat encer cairan dalam aliran darah Anda dan menurunkan konsentrasi elektrolit penting, seperti natrium. 

Laman Healthline menulis, terlalu banyak pengenceran akan berisiko mengalami hiponatremia, yang secara harfiah berarti terlalu sedikit (hipo) garam dalam darah (natremia).

Dan ginjal bayi tidak dapat menangani air sebanyak ginjal orang dewasa, tidak dalam jangka panjang. Selain jauh lebih kecil dari ginjal orang dewasa, ginjal bayi juga belum berkembang. Jadi mereka tidak dapat memproses banyak air sekaligus.

Pembengkakan Otak

Healthline menulis, memberi bayi di bawah usia 6 bulan bahkan air dalam jumlah sedang dalam waktu singkat dapat menyebabkan hiponatremia, yang paling berbahaya dapat menyebabkan pembengkakan otak dan bahkan kematian. 

Faktanya, karena otak juga masih berkembang, pembengkakan lebih mudah terjadi pada bayi dengan hiponatremia daripada pada orang dewasa dengan hiponatremia.

Manfaat Memberi Bayi Anda Air Minum

Air bermanfaat bagi bayi usia 6 bulan ke atas dengan membantu mereka tetap terhidrasi. Berikut sederet manfaatnya:

  • Mengangkut nutrisi dan oksigen ke sel sambil membantu membuang limbah
  • Menjaga sendi dan jaringan tetap terlumasi
  • Mempertahankan volume darah.

Tapi selalu ingat ya Parents, manfaat ini akan didapat jika Anda memberi air putih anak di atas usia 6 bulan.

Bagaimana Jika Bayi di bawah 6 Bulan Terpaksa Minum Air Putih? 

Meski air putih tidak baik untuk bayi berusia di bawah 6 bulan, ini bukan berarti ia sama sekali tidak minum air putih. Misalnya ketika bayi hendak minum obat yang berbentuk bubuk/ puyer, air putih dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat puyer menjadi cair dan lebih mudah disuapkan ke mulut bayi. Walaupun sebenarnya, Anda dapat menggunakan ASI untuk melarutkannya.

Air putih sesekali diperlukan untuk menghilangkan warna putih di lidah bayi akibat minum susu formula. Warna putih pada lidah biasanya tidak terjadi pada bayi yang minum ASI.

Takaran air putih yang diperbolehkan untuk bayi di bawah 6 bulan adalah 2 ml, atau sekitar seperempat sendok teh, tidak lebih. Itupun jika benar-benar diperlukan dan tidak dianjurkan memberikan air putih dengan dot atau sippy cup.

Menurut Parents.com, beberapa dokter di AS memperbolehkan pemberian 60 ml air putih per hari pada bayi di bawah 6 bulan yang mengalami konstipasi. Dan pemberian air putih wajib dihentikan jika siklus BAB-nya sudah normal.

Artikel terkait: Sembelit pada Bayi; Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Menanganinya

Air untuk Susu Formula Harus Mendidih

Apakah bayi usia 5 bulan boleh minum air putih?

Khusus untuk penggunaan air sebagai campuran susu formula, American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan air untuk direbus hingga mendidih untuk membasmi segala kuman dan kotoran.

Masukkan sebagian air mendidih ke dalam termos agar tetap panas, sedangkan sisanya dimasukkan dalam teko bertutup untuk didinginkan hingga mencapai suhu kamar. Dan hal ini juga berlaku jika Anda menggunakan air dalam kemasan untuk meracik susu formula.

Satu lagi, jangan merebus air lebih dari satu kali atau terlalu lama, karena hal ini akan meningkatkan kadar mineral dalam air yang akan membahayakan kesehatan bayi Anda.

Tindakan lain yang tampaknya tidak berbahaya yang dapat menyebabkan masalah adalah mengencerkan susu formula atau ASI dengan takaran air yang melebihi aturan. Parents sebaiknya mengikuti aturan dalam mengencerkan susu formula tersebut. Karena hal itu dapat menghilangkan nutrisi bayi dan juga menyebabkan mereka mendapatkan lebih banyak air daripada yang dapat ditangani oleh ginjal mereka.

Karena susu formula dan ASI kaya dengan kalori, tentu cairan ASI/susu formula ini bertahan di dalam tubuh lebih lama dan tidak membebani ginjal. ASI dan susu formula ini akan menjaga si kecil tetap terhidrasi. Jadi tidak perlu air ekstra ya Parents.

Demikian terkait bolehkah bayi minum air putih dan bahaya, serta risiko jika Parents terlalu banyak memberi air putih pada bayi di bawah usia 6 bulan. Parents, semoga informasi di atas bermanfaat, ya! 

***

Artikel telah diupdate oleh: Kalamula Sachi

Baca juga:

Hati Ayam dapat Berbahaya bagi Bayi dan Ibu Hamil

Benarkah Makan Tahu Bersama Bayam dapat Berbahaya?

Bahaya Madu untuk Bayi Sebelum Berusia 1 Tahun

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Apa boleh bayi 5 Bulan di kasih air putih?

Bayi diperbolehkan minum air putih setelah usianya menginjak 6 bulan, dan mulai mengonsumsi MPASI. Tergantung dari dokter anak masing-masing. Pada sebagian dokter, mereka menganjurkan pemberian air putih saat anak menginjak usia satu tahun. Tidak semua minuman cocok dikonsumsi bayi, terutama yang berusia 0–6 bulan.

Berapa banyak bayi 5 bulan minum air putih?

Penelitian yang terbit pada Journal of Global Research in Public Health, bayi usia 6 bulan ke atas di Asia diperbolehkan minum air putih sebanyak 60-120 ml air putih per hari, sampai ia mencapai usia 1 tahun.

Bayi umur 5 bulan sudah boleh makan apa?

Berikut beberapa contoh menu makanan bayi 5 bulan yang dapat Anda berikan: Puree sayuran (ubi atau squash) Puree buah (apel atau pisang) Puree daging (ayam atau sapi)

Apakah bayi di bawah 6 bulan boleh minum air putih?

Dilansir dari healthline, bayi yang belum genap berusia 6 bulan menerima nutrisi sekaligus hidrasi dari ASI dan susu formula. Hal ini dikarenakan tubuh bayi belum cocok untuk mengonsumsi air putih dan ginjalnya masih dalam tahap perkembangan.