Berikut pertanyaan yang menunjukkan hikmah perilaku jujur kecuali

Berikut hikmah-hikmah perilaku jujur, kecuali?

  1. Mempunyai banyak teman
  2. Mendapat kepercayaan orang lain
  3. Mendapat ketegangan hidup
  4. Mendapat ketenangan hidup
  5. Semua jawaban benar

Jawaban: C. Mendapat ketegangan hidup.

Dilansir dari Ensiklopedia, berikut hikmah-hikmah perilaku jujur, kecuali mendapat ketegangan hidup.

Berikut pertanyaan yang menunjukkan hikmah perilaku jujur kecuali

1. Orang yang tidak jujur atau dusta disebut sebagai orang munafik. Salah satu ciri orang munafik adalah .....a. Jika berbuat ingin dilihatb. Jika berjanji tidak ditepatic. Jika bertindak selalu benar

d. Jika dipercaya ia amanah

b. Jika berjanji tidak ditepati

2. Nabi Muhammad saw. mendapat gelar ..... karena kejujurannyaa. Tablighb. Amanahc. Fatanah

d. Al-Amin

3. Seseorang penjual tidak mengurangi takaran dan timbangan dalam jual beli, merupakan salah satu bentuk kejujuran dalam hal ....a. Muamalahb. Perkataanc. Menepati janji

d. Berpenampilan

4. Berikut ini perilaku tidak jujur yang tergolong dosa besar adalah .....a. Berdusta kepada musuh ketika peperanganb. Mengerjakan PR di sekolahc. Membohongi teman

d. Memberikan kesaksian palsu

d. Memberikan kesaksian palsu

5. Orang yang memiliki sikap jujur ketika berjanji, maka ia akan ....a. Mengabaikanb. Mengingkaric. Menepati

d. Menunda

6. Kata amanah disebut juga dengan ....a. Istiqamahb. Sidiqc. Al-wafa

d. Wadiah

7. Salah satu bentuk jujur dalam penampilan adalah ....a. Berusaha mendapatkan sesuatu yang diinginkan dengan segala carab. Selalu mengikuti perkembangan model agar tidak ketinggalanc. Berusaha keras untuk mendapatkan barang-barang yang mahal

d. Tidak memaksakan diri untuk memiliki sesuatu diluar kemampuan

d. Tidak memaksakan diri untuk memiliki sesuatu diluar kemampuan

8. Memupuk sifat jujur dapat dilakukan dengan hal .....a. Membagikan hasil ulangan kepada teman-teman sekelasb. Menjawab pertanyaan guru dengan benar tanpa melakukan kesalahanc. Membantu guru membawakan buku ke kelas

d. Tidak menyontek saat ujian

d. Tidak menyontek saat ujian

9. Untuk menumbuhkan kepercayaan orang lain kepada diri kita, maka dibutuhkan perilaku …a. Pasrahb. Jujurc. Optimis

d. Tawakkal

10. Berperilaku jujur di sekolah, sama pentingnya dengan berperilaku jujur di rumah. Seorang peserta didik hendaknya jujur kepada …a. bapak dan ibu guru saja.b. Teman sekelas dan karyawan.c. Bapak dan ibu guru, karyawan dan teman.

d. Teman, karyawan dan penjaga kantin.

a. bapak dan ibu guru saja.

11. Kejujuran peserta didik pada saat mengerjakan ulangan akan sangat membantu bapak ibu guru karena …a. Guru membutuhkan analisis hasil pembelajaran yang valid dan objektif.b. Guru akan menghukum peserta didik yang curang.c. Nilai ulangan harian peserta didik akan dilaporkan kepada kepala sekolah.

d. Nilai ulangan harian peserta didik dijadikan acuan bagi kebijakan pemerintah pusat.

a. Guru membutuhkan analisis hasil pembelajaran yang valid dan objektif.

12. Perilaku jujur dan adil ini harus dilatih dan dibiasakan sejak …a. Usia dini.b. Usia 8 – 10 tahun.c. Usia 11 – 14 tahun

d. Usia 15 – 18 tahun.

13. Di bawah ini merupakan contoh penerapan perilaku jujur di sekolah, kecuali …a. Bertutur kata yang benar kepada bapak – ibu guru.b. Mengembalikan barang milik teman karena akan diberi imbalan.c. Melaksanakan piket kelas sesuai jadwal.

d. Disiplin dalam mentaati tata tertib sekolah.

b. Mengembalikan barang milik teman karena akan diberi imbalan.

14. Perhatikan pernyataan berikut ini!1.Orang jujur akan mendapatkan banyak teman.2. Orang jujur akan susah hidupnya.3.Orang jujur akan mendapatkan kebahagiaan di akhirat.4. Orang munafik akan disukai teman di akhirat.5. Orang jujur selalu mendapatkan berkah di mana saja.

Pernyataan di atas yang tidak termasuk hikmah dari perilaku jujur adalah ....

a. 1 dan 2b. 2 dan 3c. 3 dan 4

d. 2 dan 4

15. Dibawah ini beberapa hikmah yang dapat dipetik dari perilaku jujur, antara lain sebagai berikut, kecuali....a. Jujur akan membuat kita menjadi tidak tenangb. Mendapatkan kemudahan dalam hidupnya.c. Selamat dari azab dan bahayad. Dijamin masuk surga

a. Jujur akan membuat kita menjadi tidak tenang

16. Salah satu ayat yang menjelaskan tentang kejujuran adalahيَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ" Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar"merupakan Surat ......ayat .....a. At Taubah ayat 109b. Al Maidah ayat 105c. At Taubah ayat 119d. Al Imran ayat 119

Jawaban:

17. Ikhlas dalam melakukan sesuatu, tanpa dicampuri oleh kepentingankepentingan dunia. Jenis jujur seperti ini termasuk kategori ….a. jujur dalam berbuat.b. jujur dalam berkata.c. jujur dalam niat.d. jujur dalam berjanji

Jawaban:

18. Untuk dapat menumbuhkan kepercayaan orang lain terhadap diri kita, maka hal yang dibutuhkan adalah membiasakan diri berperilaku …a. Jujurb. Sabarc. Pemaafd. Adil

Jawaban:

19. Berikut ini pernyataan yang tidak mencerminkan perilaku jujur di lingkungan sekolah adalaha. Amir bertutur kata yang benar kepada bapak-ibu gurub. Budi mengembalikan barang milik teman karena diberi imbalanc. Wanda melaksanakan piket kelas sesuai dengan jadwald. Sinta disipilin dalam mentaati tata tertib sekolah

Jawaban:

b. Budi mengembalikan barang milik teman karena diberi imbalan

20. Seseorang yang terdorong untuk melakukan sesuatu karena Allah Swt. termasuk jujur dalam hal....a. Perkataanb. Perbuatanc. Menepati janjid. Niat

Jawaban:

21. Diantara sikap jujur ketika menuntut ilmu yaitu ....a. Tidak mengurangi takaranb. Tidak mencontek saat ujianc. Tidak melebihkan pinjamand. Tidak menyakiti hati penerima sedekah

Jawaban:

b. Tidak mencontek saat ujian

22. Menjaga amanah harus dilakukan karena .....a. Ingin mendapat penghasilan yang lebih besar lagib. Ingin mendapat ridha Allah Swt.c. Ingin dipuji dan menjadi terkenal

d. Ingin mendapatkan nama baik dari masyarakat

b. Ingin mendapat ridha Allah Swt

23. Dalam hadist Rasulullah saw. disebutkan bahwa seseorang yang tidak dapat dipercaya berarti dalam hatinya .....a. Selalu penuh kefasikanb. Ingin membalas dendamc. Tidak ada keimanand. Penuh dengan sifat riya'

Jawaban:

a. Selalu penuh kefasikan

24. Dampak positif orang yang jujur, diantaranya....a. Dapat menyelesaikan setiap masalahb. Diagung-agungkan masyarakatc. Banyak diberi hadiahd. Dipercaya orang lain

Jawaban:

25. Berkata atau memberikan sesuatu informasi yang sesuai dengan kenyataan dan kebenaran disebut ....a. Jujurb. Tawadukc. Zuhudd. Qanaah

Jawaban:

26. Berikut ini yang bukan merupakan pengertian dari jujur adalah ....a. Kesesuaian antara informasi dan kenyataanb. Kesesuaian antara ucapan dan perbuatanc. Kesesuaian antara pendengaran dan penglihatand. Ketegasan dan kemantapan hati

Jawaban:

c. Kesesuaian antara pendengaran dan penglihatan

27. Jujur adalah kesesuaian hukum terhadap kenyataan. Jujur adalah lawan dari berdusta. Pernyataan tersebut adalah definisi jujur menurut....a. Imam Syafi'ib. Imam ar-Raghib as-Sirjanic. Imam Al-Jurjanid. Imam Ahmad bin Hambal

Jawaban:

28. Sesungguhnya jujur adalah ....a. Bisikan hatib. Kesengsaraan jiwac. Bisikan malaikatd. Ketenangan hati

Jawaban:

29. Allah memerintahkan kepada setiap orang yang akan menjadi saksi dalam suatu perkara agar menjadi saksi yang ....a. Adil dan jujurb. Adil dan pandai bicarac. Jujur dan pandai bicara

d. Meringankan terdakwa

Perilaku Jujur dalam Islam: Pengertian, Sifat, Ciri, Hikmah, Dalil – Allah SWT memerintahkan hambanya untuk selalu jujur kepada orang lain dan juga kepada diri sendiri. Perintah untuk berperilaku jujur tidak hanya ada di dalam Al-Quran, namun juga ada di dalam hadits Nabi Muhammad. Allah SWT memerintahkan umatnya untuk selalu mengatakan kebenaran walaupun hal itu bertentangan dengan kepentingan dirinya sendiri.

Allah SWT juga memerintahkan untuk tidak mengkhianati orang lain atau bahkan menipu orang lain. Tidak hanya dalam perkataan saja, Allah menyuruh hambanya untuk jujur terhadap perbuatannya, baik untuk diri sendiri atau orang lain. Di bawah ini adalah tulisan untuk memahami perilaku jujur dalam pandangan Islam.

Pengertian Perilaku Jujur

Kejujuran adalah aspek moral yang memiliki nilai positif dan baik. Kejujuran punya kata lain seperti berterus terang. Lawan dari kejujuran adalah kebohongan, kecurangan dan lain-lain. Di dalam sifat kejujuran juga melibatkan sikap yang setia, adil, tulus dan dapat dipercaya. Kejujuran adalah sifat yang dihargai oleh banyak etnis budaya dan agama. Jadi, tidak hanya agama Islam saja yang mengharuskan umatnya untuk menjunjung tinggi sifat kejujuran.

Aspek moral berdasarkan buku Moral Spesial oleh Dr. William Chang, OFM Cap. merupakan yang membentuk dan membangun kemanusiaan menjadi utuh. Jika Grameds tertarik, klik “beli sekarang” yang ada di bawah ini.

Kata jujur menyiratkan sebuah perkataan kebenaran dalam semua situasi dan semua keadaan. Kejujuran juga bisa memiliki arti memenuhi janji, baik itu janji yang tertulis maupun tidak tertulis. Tidak hanya memenuhi janji, memberikan pendapat dan nasihat yang benar juga disebut dengan kejujuran.

Kejujuran juga bisa berarti melakukan sebuah pekerjaan dengan tulus dan sebaik mungkin. Meskipun melakukan pekerjaan tersebut tidak diawasi oleh orang lain, tetap harus mengerjakannya dengan jujur. Memberikan hak kepada orang yang berhak mendapatkan hak tersebut juga bisa disebut dengan perilaku jujur.

Seperti kata pepatah mengatakan, “Kejujuran adalah sesuatu yang mahal’, memang benar adanya. Berperilaku jujur sangat terasa berat, terlebih lagi untuk diri sendiri. Memang, tidak semua orang senang dengan kejujuran, tetapi kejujuran tidak selamanya membuat orang-orang bahagia, ada juga kejujuran yang bisa membuat orang sakit hati. Tidak hanya membuat orang lain sakit hati, kejujuran bahkan bisa membuat kita dibenci oleh orang lain.

Sebetulnya, tidak ada dasarnya atau alasan kita untuk berbohong. Orang yang jujur pasti akan mengakui kesalahan yang diperbuatnya, terlebih jika kita merasa bersalah karena hal itu merugikan orang lain. Dengan bertindak jujur, maka bisa meringankan masalah dan tidak menimbulkan masalah yang baru lagi nantinya.

Jika manusia sudah terbiasa untuk berbohong dalam hidupnya, maka tentunya sangat berat untuk berperilaku jujur dan akan selalu terdorong untuk melakukan kebohongan-kebohongan lainnya.

Kejujuran bukanlah sesuatu yang tidak kita sadari lakukan, namun kita secara sadar dan memahami bahwa segala tindakan yang kita lakukan memiliki dampak baik maupun buruk. Begitu pula dengan mengatakan kejujuran maupun kebohongan. Topik ini dibahas pada buku AHA (Kesadaran, Kejujuran dan Tindakan) oleh Kyle Idleman.

Berikut pertanyaan yang menunjukkan hikmah perilaku jujur kecuali
Berikut pertanyaan yang menunjukkan hikmah perilaku jujur kecuali

Dalil Perilaku Jujur dalam Islam

Dalil tentang perilaku jujur tidak hanya dituliskan dalam Al-Quran, namun juga terdapat dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Berikut adalah beberapa dalil tentang perintah untuk berperilaku jujur.

Perilaku jujur merupakan sifat dari orang-orang mukmin, hal ini tertera dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 23-24 yang berbunyi,

مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ رِجَالٌ صَدَقُوْا مَا عَاهَدُوا اللّٰهَ عَلَيْهِ ۚ فَمِنْهُمْ مَّنْ قَضٰى نَحْبَهٗۙ وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّنْتَظِرُ ۖوَمَا بَدَّلُوْا تَبْدِيْلًاۙ
لِيَجْزِيَ اللّٰهُ الصّٰدِقِيْنَ بِصِدْقِهِمْ وَيُعَذِّبَ الْمُنٰفِقِيْنَ اِنْ شَاۤءَ اَوْ يَتُوْبَ عَلَيْهِمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ كَانَ غَفُوْرًا رَّحِيْمًاۚ

“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya),”

“agar Allah memberikan balasan kepada orang-orang yang benar itu karena kebenarannya, dan mengazab orang munafik jika Dia kehendaki, atau menerima taubat mereka. Sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Di dalam surat Al-Ahzab ayat 35 dijelaskan, orang-orang muslim yang berperilaku jujur akan diberikan pahala yang besar , ayat tersebut berbunyi,

اِنَّ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمٰتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ وَالْقٰنِتِيْنَ وَالْقٰنِتٰتِ وَالصّٰدِقِيْنَ وَالصّٰدِقٰتِ وَالصّٰبِرِيْنَ وَالصّٰبِرٰتِ وَالْخٰشِعِيْنَ وَالْخٰشِعٰتِ وَالْمُتَصَدِّقِيْنَ وَالْمُتَصَدِّقٰتِ وَالصَّاۤىِٕمِيْنَ وَالصّٰۤىِٕمٰتِ وَالْحٰفِظِيْنَ فُرُوْجَهُمْ وَالْحٰفِظٰتِ وَالذَّاكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّالذَّاكِرٰتِ اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا

“Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”

Di dalam Al-Quran surat Az-Zumar ayat 33-35 dijelaskan bahwa orang-orang yang bertakwa merupakan orang yang berkata benar atau berkata jujur, ayat tersebut berbunyi,

وَالَّذِيْ جَاۤءَ بِالصِّدْقِ وَصَدَّقَ بِهٖٓ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُتَّقُوْنَ لَهُمْ مَّا يَشَاۤءُوْنَ عِنْدَ رَبِّهِمْ ۗ ذٰلِكَ جَزٰۤؤُا الْمُحْسِنِيْنَۚ

لِيُكَفِّرَ اللّٰهُ عَنْهُمْ اَسْوَاَ الَّذِيْ عَمِلُوْا وَيَجْزِيَهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ الَّذِيْ كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

“Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan orang yang membenarkannya, mereka itulah orang yang bertakwa.” “Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki di sisi Tuhannya. Demikianlah balasan bagi orang-orang yang berbuat baik,”

“agar Allah menghapus perbuatan mereka yang paling buruk yang pernah mereka lakukan dan memberi pahala kepada mereka dengan yang lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan.”

Kejujuran adalah sebuah perilaku yang mementingkan objektivitas dalam penilaian atau dalam mengambil keputusan. Kejujuran juga berarti tidak mengambil hak orang lain atau berlaku curang. Hal ini diperingatkan oleh Allah dalam surat Al-Muthaffifin ayat 1-6 yang berbunyi,

وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِيْنَۙ الَّذِيْنَ اِذَا اكْتَالُوْا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُوْنَۖ وَاِذَا كَالُوْهُمْ اَوْ وَّزَنُوْهُمْ يُخْسِرُوْنَۗ اَلَا يَظُنُّ اُولٰۤىِٕكَ اَنَّهُمْ مَّبْعُوْثُوْنَۙ لِيَوْمٍ عَظِيْمٍۙ

يَّوْمَ يَقُوْمُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ

  1. “Celakalah bagi orang-orang yang curang (dalam menakar dan menimbang)!”
  2. “(Yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dicukupkan,”
  3. “dan apabila mereka menakar atau menimbang (untuk orang lain), mereka mengurangi.”
  4. “Tidakkah mereka itu mengira, bahwa sesungguhnya mereka akan dibangkitkan,”
  5. “pada suatu hari yang besar,”
  6. “(yaitu) pada hari (ketika) semua orang bangkit menghadap Tuhan seluruh alam.”

Perintah untuk berperilaku jujur juga dituliskan dalam hadits Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad mengatakan bahwa berperilaku jujur akan mengantarkan kita pada kebaikan. Hadits tersebut diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang berbunyi :

“Dari Abdullah bin Mas’ud dari Nabi SAW bersabda; sesungguhnya kejujuran itu membawa pada kebaikan dan kebaikan itu membawa (pelakunya) ke surga dan orang yang membiasakan dirinya berkata benar(jujur) sehingga ia tercatat disisi Allah sebagai orang yang benar, sesungguhnya dusta itu membawa pada keburukan (kemaksiatan) dan keburukan itu membawa ke neraka dan orang yang membiasakan dirinya berdusta sehingga ia tercatat disisi Allah sebagai pendusta.”

Kewajiban untuk berperilaku jujur juga disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban, yang berbunyi,

عَنْ اَبِى بَكْرٍ الصِّدِّيْقِ ر.ض. قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ, فَاِنَّهُ مَعَ البِرَّ وَهُمَا فِى الْجَنَّةِ, وَاِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ
فَاِنَّهُ مَعَ الْفُجُوْرِوَهُمَافِى النَّار.

“Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq ia berkata, Rasulullah SAW bersabda: Wajib atasmu berlaku jujur, karena jujur itu bersama kebaikan, dan keduanya di Surga. Dan jauhkanlah dirimu dari dusta, Karena dusta itu bersama kedurhakaan, dan keduanya di neraka”.

Macam Sifat Jujur dalam Islam

Berikut pertanyaan yang menunjukkan hikmah perilaku jujur kecuali
Berikut pertanyaan yang menunjukkan hikmah perilaku jujur kecuali
Di dalam agama Islam ada sifat-sifat jujur yang harus dipahami, yaitu:

1. Shiddiq Al-Qalbi

Shiddiq Al-Qalbi adalah sifat jujur yang diterapkan oleh manusia dalam niatnya. Dalam berniat tentunya disertai keikhlasan dalam melakukan perbuatan tersebut. Amal perbuatan haruslah didasari dengan niat yang baik, niat untuk beribadah hanya kepada Allah SWT semata.

Jika amal tidak berdasarkan untuk beribadah kepada Allah SWt, maka akan gugur pahala dari perbuatan-perbuatan yang dilakukan. Hal ini dijelaskan dalam hadits Nabi Muhammad yang diriwayatkan oleh Hakim, hadits tersebut berbunyi,

فَقَالَ : مَا عَمِلْتَ فِيهَا ؟ قَالَ : تَعَلَّمْتُ الْعِلْمَ وَقَرَأْتُ الْقُرْآنَ وَعَمِلْتُهُ فِيكَ ، قَالَ : كَذَبْتَ ، إِنَّمَا أَرَدْتَ أَنْ يُقَالَ فُلاَنٌ عَالِمٌ ، وَفُلاَنٌ قَارِئٌ ، فَقَدْ قِيلَ ، فَأُمِرَ بِهِ فَسُحِبَ عَلَى وَجْهِهِ حَتَّى أُلْقِيَ فِي النَّارِ

“Kemudian ditanyakan (kepadanya): “Apa yang engkau perbuat sewaktu di dunia?” ia menjawab: “Aku menuntut ilmu dan membaca Alquran serta mengamalkannya di jalan-Mu.” Lalu dijawab, “Bohong! Kamu melakukannya hanya ingin disebut sebagai orang yang alim, yang qari.” Kemudian Allah memerintahkan untuk disungkurkan wajahnya dan dilemparkan ke dalam api neraka.”

2. Shiddiq Al-Hadits

Shiddiq Al-Hadits adalah sifat jujur yang diterapkan oleh manusia pada perkataan yang diucapkannya. Umat Islam diperintahkan untuk selalu menjaga perkataannya. Perkataan yang harus diucapkan adalah sebuah kebenaran, bukan kebohongan. Kebohongan akan menuntun ke dalam kebohongan-kebohongan lainnya. Orang-orang yang beriman diperintahkan oleh Allah SWT untuk berkata jujur seperti yang tertera di dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 70 yang berbunyi,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkan lah perkataan yang benar.”

3. Shiddiq Al-Amal

Shiddiq Al-Amal adalah sifat jujur yang dilakukan oleh manusia dalam melakukan segala perbuatannya. Jujur dalam melakukan suatu perbuatan merupakan derajat yang sangat tinggi. Orang yang jujur dalam melakukan amalan atau perbuatannya berarti tidak memiliki riya di dalam hatinya, ia tidak mengharapkan pujian dari manusia, namun hanya berharap pujian dari Allah SWT semata. orang yang jujur tidak akan ragu-ragu untuk melakukan kebaikan, hal ini tertera dalam surat Al-Hujurat ayat 15, yang berbunyi,

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوْا وَجَاهَدُوْا بِاَمْوَالِهِمْ وَاَنْفُسِهِمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الصّٰدِقُوْنَ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin yang sebenarnya adalah mereka yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwanya di jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.”

4. Shiddiq Al-wa’d

Shiddiq Al-wa’d adalah sifat jujur yang diterapkan oleh manusia dalam menepati janjinya kepada orang lain. Tidak hanya janji kepada orang lain, namun juga janji kepada dirinya sendiri. Misalnya, jika seseorang mendapatkan harta dari segala jerih payahnya, dan berjanji untuk memberikan sebagian kepada orang yang membutuhkan, maka itu termasuk dalam jujur untuk menepati janji. Hal ini dituliskan dalam Al-Quran surat Al-Ahzab ayat 23 yang berbunyi,

مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ رِجَالٌ صَدَقُوْا مَا عَاهَدُوا اللّٰهَ عَلَيْهِ ۚ فَمِنْهُمْ مَّنْ قَضٰى نَحْبَهٗۙ وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّنْتَظِرُ ۖوَمَا بَدَّلُوْا تَبْدِيْلًاۙ

“Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Dan di antara mereka ada yang gugur, dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak mengubah (janjinya)”

5. Shiddiq Al-Hall

Shiddiq Al-Hall adalah sifat jujur yang diterapkan oleh manusia pada segala hal yang dia lakukan. Misalnya, jujur dalam berpendapat, jujur dalam melakukan pekerjaan, jujur jika diberikan amanat, dan tidak ada sifat iri atau dengki di dalam hatinya. Ketika seseorang berperilaku jujur baik dalam perkataan dan perbuatannya, maka akan ditunjukkan dalam jalan kebaikan seperti yang tertera dalam hadits Nabi Muhammad, riwayat Bukhari dan muslim,

عَلَـيْكُمْ بِـالصِّدْقِ فَاِنَّ الصِّدْقَ يَـهْدِى اِلىَ اْلبِرِّ وَ اْلبِرُّ يَـهْدِى اِلىَ اْلجَنَّةِ. وَ مَا يَزَالُ الـرَّجُلُ يَصْدُقُ وَ يَـتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْـتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيـْقًا. وَ اِيـَّاكُمْ وَ اْلكَذِبَ فَاِنَّ اْلكَذِبَ يَـهْدِى اِلىَ اْلفُجُوْرِ وَ اْلفُجُوْرُ يَـهْدِى اِلىَ النَّارِ. وَ مَا يَزَالُ اْلعَبْدُ يَكْذِبُ وَ يَـتَحَرَّى اْلكَذِبَ حَتَّى يُكْـتَبَ عِنْدَ اللهِ كَـذَّابـًا

“Wajib bagi kalian untuk jujur, karena sesungguhnya jujur itu membawa pada kebaikan dan kebaikan itu membawa ke surga. Dan seseorang senantiasa jujur dan memilih kejujuran sehingga dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan takutlah kalian dari dusta, karena sesungguhnya dusta itu membawa kepada kedurhakaan, dan durhaka itu membawa ke neraka. Dan seseorang senantiasa berdusta dan memilih berdusta sehingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.”

Setiap perbuatan yang kita lakukan akan ada konsekuensinya, begitu pula dengan kejujuran. Pada buku Hasil Sebuah Kejujuran oleh Ami Raksanagara dijelaskan mengenai nilai kejujuran, rajin, hati yang bersih, halus rasanya, dan masih banyak lagi.

Orang muslim yang selalu berperilaku jujur akan diberikan hak-hak istimewa oleh Allah SWT. Tidak hanya mendapatkan pahala untuk akhirat, namun juga ada balasan di dunia. Berikut adalah hikmah dari memiliki perilaku jujur yaitu:

1. Kejujuran akan membawa kepada hal-hal yang baik

Orang yang berperilaku jujur tentunya akan dituntun kepada hal-hal yang baik. Misalnya seperti lebih bahagia, tidur lebih tenang karena tidak ada beban di dalam hatinya, dan lain-lain. Hal ini tertera dalam surat Muhammad ayat 21 yang berbunyi,

طَاعَةٌ وَّقَوْلٌ مَّعْرُوْفٌۗ فَاِذَا عَزَمَ الْاَمْرُۗ فَلَوْ صَدَقُوا اللّٰهَ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْۚ

“Yang lebih baik bagi mereka adalah) taat (kepada Allah) dan bertutur kata yang baik. Sebab apabila perintah (perang) ditetapkan (mereka tidak menyukainya). Padahal jika mereka benar-benar (beriman) kepada Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.”

2. Orang yang jujur akan memperoleh surga dari Allah SWT

Orang yang selalu berperilaku jujur akan memperoleh manfaat baik di dunia maupun di akhirat. Allah bahkan menjanjikan surga untuknya, seperti yang dituliskan dalam Al-Quran surat Al-maidah ayat 119 yang berbunyi,

قَالَ اللّٰهُ هٰذَا يَوْمُ يَنْفَعُ الصّٰدِقِيْنَ صِدْقُهُمْ ۗ لَهُمْ جَنّٰتٌ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ خٰلِدِيْنَ فِيْهَآ اَبَدًا ۗرَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُمْ وَرَضُوْا عَنْهُ ۗذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ

“Allah berfirman, “Inilah saat orang yang benar memperoleh manfaat dari kebenarannya. Mereka memperoleh surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah rida kepada mereka dan mereka pun ridha kepada-Nya. Itulah kemenangan yang agung.”

3. Memiliki Banyak Teman

Selain mendapat kebaikan di akhirat, orang yang berperilaku jujur cenderung memiliki banyak teman atau kerabat. Orang yang jujur tentunya akan lebih banyak disukai oleh orang-orang yang jujur juga.

4. Hidup lebih damai dan bahagia

Selain mendapatkan lebih banyak teman, orang yang berperilaku jujur akan memiliki hidup yang lebih tenang dan damai karena efek positif yang hadir ketika kamu mengatakan hal yang jujur dan benar.

5. Lebih percaya diri

Orang yang jujur pada dirinya sendiri maupun orang lain cenderung memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Hal ini karena dia tidak berbohong jika ingin mendapatkan sesuatu. Ia percaya dengan menjadi orang yang jujur tidak akan membawa hasil yang mengecewakan.

Ciri-Ciri Orang Jujur

Untuk melihat seseorang sedang berperilaku jujur atau tidak, bisa dilihat dari ciri-cirinya. Ciri-ciri perilaku jujur, sebagai berikut:

1. Berkata yang sebenarnya 2. Selalu taat pada perintah dan menjauhi larangan Allah 3. Tidak melakukan ingkar janji terhadap orang lain 4. Selalu percaya dengan ajaran Allah SWT dan Rasu-Nya 5. Berusaha untuk bersikap adil

6. Melakukan suatu hal sesuai dengan perbuatannya

Contoh Perilaku Jujur dalam Kehidupan Sehari-hari

Pada dasarnya, untuk melihat seseorang sedang berperilaku jujur bisa dilihat di mana saja dan kapan saja. Di bawah ini akan diberikan contoh perilaku jujur di sekolah dan di rumah

Contoh Perilaku Jujur di Sekolah

1. Tidak mencontek saat mengerjakan soal ujian 2. Tidak membohongi uang pembayaran sekolah 3. Tidak berkata bohong kepada teman, guru, dan staff sekolah

4. Tidak berbohong saat membeli makanan di kantin

Contoh Perilaku Jujur di Rumah

1. Tidak mengambil sisa uang atau kembalian saat berbelanja 2. Selalu mengakui kesalahan ketika berbuat salah 3. Tidak berbohong kepada anggota keluarga di rumah 4. Jangan mengambil properti rumah tanpa izin

5. Berbicara apa adanya dan jangan melebih-lebihkan suatu informasi

Rekomendasi Buku terkait “Perilaku Jujur” :

1. Menjadi Muslimah yang Disukai Banyak Orang

2. Mau Menjadi Lebih Baik

3. Adab Di Atas Ilmu

[sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apa sajakah hikmah perilaku jujur dalam kehidupan sehari hari?” img_alt=”” css_class=””] 1. Kejujuran akan membawa kepada hal-hal yang baik 2. Orang yang jujur akan memperoleh surga dari Allah SWT 3. Memiliki Banyak Teman 4. Hidup lebih damai dan bahagia 5. Lebih percaya diri [/sc_fs_faq]

[sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Bagaimana penerapan perilaku jujur dalam lingkungan keluarga?” img_alt=”” css_class=””] Tidak berbohong atas nama keluarga Tidak berbohong akan pergi kemana dan dengan siapa [/sc_fs_faq]

[sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apa arti perilaku jujur?” img_alt=”” css_class=””] Kata jujur menyiratkan sebuah perkataan kebenaran dalam semua situasi dan semua keadaan. Kejujuran juga bisa memiliki arti memenuhi janji, baik itu janji yang tertulis maupun tidak tertulis. Tidak hanya memenuhi janji, memberikan pendapat dan nasihat yang benar juga disebut dengan kejujuran. [/sc_fs_faq]

[sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apa yang dimaksud dengan jujur?” img_alt=”” css_class=””] Kejujuran adalah aspek moral yang memiliki nilai positif dan baik. Kejujuran punya kata lain seperti berterus terang. Lawan dari kejujuran adalah kebohongan, kecurangan dan lain-lain. Di dalam sifat kejujuran juga melibatkan sikap yang setia, adil, tulus dan dapat dipercaya. Kejujuran adalah sifat yang dihargai oleh banyak etnis budaya dan agama. Jadi tidak hanya agama Islam saja yang mengharuskan umatnya untuk menjunjung tinggi sifat kejujuran. [/sc_fs_faq]

[sc_fs_faq html=”true” headline=”h4″ img=”” question=”Apa contoh perilaku jujur di sekolah?” img_alt=”” css_class=””] 1. Tidak mencontek saat mengerjakan soal ujian 2. Tidak membohongi uang pembayaran sekolah 3. Tidak berkata bohong kepada teman, guru, dan staff sekolah 4. Tidak berbohong saat membeli makanan di kantin [/sc_fs_faq]

Baca juga artikel lain yang terkait “Perilaku Jujur” :

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien