Apa tujuan strategic dalam jangka panjang

Dalam Perjanjian Paris, Para Pihak sepakat untuk menjaga kenaikan suhu global rata-rata di bawah 2°C dan mengambil langkah untuk menekan kenaikan di angka 1,5°C. Strategi jangka panjang emisi gas rumah kaca rendah hingga pertengahan abad ("strategi jangka panjang") merupakan esensi perubahan dalam Perjanjian Paris. Strategi jangka panjang dapat menjadi katalis bagi para pengambil keputusan di semua sektor ekonomi kunci untuk memikirkan kembali arah kebijakan, pembangunan dan media teknologi sehingga aksi nasional dapat diselaraskan dengan tujuan Perjanjian Paris.

Para pihak diajak untuk menyelesaikan strategi jangka panjang di bawah Perjanjian Paris pada tahun 2020. Saat ini, tujuh negara telah secara resmi menyampaikan strategi jangka panjangnya kepada Perubahan Iklim PBB, yaitu Benin, Kanada, Republik Ceko, Perancis, Jerman, Meksiko dan Amerika Serikat. Sementara itu, beberapa negara lain juga tengah merancang strategi tersebut.

WRI dan UNDP, bekerja sama dengan Perubahan Iklim PBB, baru saja meluncurkan serangkaian sumber informasi yang dapat digunakan negara-negara dalam mengembangkan strategi jangka panjang. Di sini, tersedia informasi-informasi penting dari hampir 40 ahli seperti Patricia Espinosa, Nicholas Stern dan Laurence Tubiana – terkait berbagai topik, dari adaptasi, permodelan hingga keuangan, untuk memastikan proses transisi yang lancar.

Beberapa temuan utama kami terkait tiga pertanyaan penting sehubungan dengan strategi jangka panjang adalah sebagai berikut:

Mengapa Strategi Jangka Panjang Harus Dibuat?

Keputusan yang kita ambil saat ini membentuk arah perkembangan dunia di tahun-tahun mendatang. Kita hanya dapat membatasi perubahan iklim yang berbahaya dan mencapai tujuan pembangunan jika kita dapat mengubah cara perumusan masalah dan pengambilan keputusan. Kita harus mulai mengubah pendekatan jangka pendek yang reaktif menjadi pendekatan strategis dan transformasional berdasarkan visi bersama.

Apa tujuan strategic dalam jangka panjang

Strategi jangka panjang merupakan cerminan pola pikir bahwa 'tahun 2050 adalah sekarang' dan membantu menghindari cara berpikir jangka pendek. Mengubah cara berpikir ini mungkin akan memakan waktu bertahun-tahun dan biaya besar, membatasi peluang pembangunan dan meningkatkan ketergantungan pada teknologi yang masih belum dipahami sepenuhnya. Strategi jangka panjang dapat membentuk keputusan-keputusan yang dapat menjadi katalis bagi masa depan karbon rendah serta memastikan keamanan pangan, air dan energi bagi generasi mendatang.

Tanpa visi jangka panjang, pengambilan keputusan cenderung berfokus pada manfaat jangka pendek, yang dapat membatasi peluang pembangunan jangka panjang dan akhirnya memperparah kemiskinan. Meskipun cukup ambisius, komitmen jangka pendek yang telah dibuat oleh beberapa negara di bawah komitmen kontribusi nasional (NDC) tidak cukup untuk mendorong transisi jangka panjang tanpa adanya strategi jangka panjang.

Strategi jangka panjang memiliki berbagai manfaat domestik lainnya. Contohnya, strategi jangka panjang dapat menunjukkan manfaat ekonomi nyata berinvestasi dalam aksi iklim jangka panjang serta memberikan kepastian politik bagi semua pihak untuk mengambil aksi yang nyata dan berani. Jika direncanakan dengan baik dan dilakukan dengan sumber daya dan tindakan yang tepat, strategi jangka panjang juga dapat memberikan sinyal awal bagi bisnis yang berkaitan dengan ekonomi karbon tinggi sehingga transisi dapat dilakukan secara adil.

Apa Saja Elemen Penting dalam Strategi Jangka Panjang?

Ruang lingkup dan jangkauan strategi jangka panjang ditentukan oleh masing-masing negara. Oleh karena itu, tidak ada satu format atau struktur khusus dalam membuat strategi jangka panjang. Namun, ada beberapa elemen penting yang harus dimasukkan dalam strategi jangka panjang, yaitu:

  • visi jangka panjang;
  • pertimbangan pembangunan berkelanjutan;
  • elemen mitigasi (termasuk hasil jangka panjang yang terukur terkait pengurangan emisi GRK dan hasil dari model dan skenario mitigasi);
  • elemen adaptasi;
  • strategi sektoral (termasuk kebijakan dan tindakan, target-target pencapaian dari waktu ke waktu, informasi mengenai pengelolaan transisi dalam mencapai tujuan jangka panjang);
  • cara penerapan
  • dan rencana pengawasan serta proses perubahan.

Dengan mempertimbangkan elemen-elemen tersebut, negara dapat melihat bagaimana elemen-elemen ini saling memengaruhi sehingga dapat saling mendukung dalam strategi jangka panjang.

Apa tujuan strategic dalam jangka panjang

Apa Saja Pertimbangan Penting dalam Pengembangan Strategi Jangka Panjang?

Pertama, ada berbagai tantangan terkait tata kelola terkait konsep perencanaan perubahan iklim dan pembangunan jangka panjang. Partisipasi kementerian, departemen dan instansi kunci serta pemangku kepentingan di luar pemerintah dalam strategi jangka panjang sangat penting untuk memastikan bahwa strategi jangka panjang final benar-benar berperan dalam mengarahkan perencanaan jangka pendek, menengah dan panjang serta keputusan investasi di seluruh kalangan masyarakat untuk mendorong transisi yang efektif dan adil untuk mencapai emisi gas rumah kaca di tingkat yang rendah serta proses yang tak terhambat. Hal ini membutuhkan:

  • Kepemimpinan politik: Mandat dari para pemimpin dan visi yang jelas dapat mendorong koordinasi yang lebih baik di dalam dan antara kementerian. Kepemimpinan politik di tingkat tertinggi dapat membantu membentuk strategi, membangun momentum dan memastikan keterlibatan para pemangku kepentingan dan kementerian yang tepat.
  • Pengaturan kelembagaan: Proses pengembangan dan, setelahnya, penerapan strategi jangka panjang memerlukan keterlibatan kementerian pusat, berbagai kementerian lini sektoral, pemerintah daerah, masyarakat sipil dan, di beberapa negara, badan adat. Sering kali, pengaturan kelembagaan harus ditetapkan atau diubah dalam perencanaan jangka panjang.
  • Kerangka hukum: Kerangka hukum yang kondusif membantu memastikan konsistensi di semua strategi dan kebijakan pemerintah untuk menghindari kebijakan yang memakan biaya dan saling bertentangan.
  • Keterlibatan pemangku kepentingan: Pemangku kepentingan dapat membantu pembuat rencana dan pengambil keputusan dengan berbagi informasi dan preferensi dalam membangun visi bersama dan dapat mendukung penerapan strategi jangka panjang.

Apa tujuan strategic dalam jangka panjang

Selain tata kelola dan sumber daya, diperlukan kapasitas yang cukup untuk melaksanakan pengembangan strategi jangka panjang; baik dalam hal data GRK, identifikasi pendorong dan dampak perubahan iklim, kebijakan yang ada atau keterlibatan sektor swasta dan masyarakat sipil, yang berbeda-beda di setiap negara.

Pertimbangan lain adalah perlunya tindak lanjut atas rencana dan kebijakan yang telah ada. Untuk itu, diperlukan peninjauan kembali untuk melihat apakah perencanaan dan target jangka panjang yang sudah ada (contohnya, proses perencanaan ekonomi jangka panjang nasional yang sudah ditetapkan) telah mempertimbangkan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim dan sesuai dengan tujuan Perjanjian Paris.

Apa tujuan strategic dalam jangka panjang

Kami berharap sumber daya proyek yang kami miliki dapat memberikan masukan yang berharga bagi negara-negara yang tengah mempersiapkan strategi jangka panjang. Dalam beberapa bulan mendatang, kami akan menerbitkan pandangan ahli-ahli lainnya serta studi kasus dan makalah sebagai referensi terkait faktor-faktor yang berkontribusi kepada kesuksesan atau kegagalan dalam perencanaan jangka panjang terdahulu untuk membangun pemahaman terkait strategi masa depan hingga pertengahan abad.

Daftar di sini untuk mendapatkan newsletter, pemberitahuan acara dan webinar terkait strategi iklim dan pembangunan jangka panjang.

Sistem efektif dan efisien yang terbangun dalam perusahaan sangat bermanfaat dan menguntungkan bisnis Anda. Namun, semua itu tidak mencukupi untuk memenangi persaingan yang makin ketat. Menurut para ahli, seorang pebisnis mesti menguasai dan menyiapkan manajemen strategis, dengan begitu kekuatan bisnis Anda bisa meningkat dan keuntungan pun berlipat.

Pengertian Manajemen Strategis

Para pakar manajemen memiliki definisi manajemen strategis masing-masing. Dari buku Strategic Management karya Nicholas S. Majluk dan Arnoldo C. Hax, manajemen strategis bisa dimaknai sebagai cara memandu perusahaan untuk mencapai sejumlah sasaran. Mulai dari nilai & tanggung jawab korporasi, kapabilitas manajerial, hingga sistem administrasi yang berkaitan dengan pengambilan keputusan strategis dan operasional di berbagai tingkat hierarki.

Intinya, manajemen strategis adalah serangkaian keputusan dan tindakan mendasar bikinan manajemen tertinggi yang diaplikasikan oleh semua anggota suatu oragnisasi demi terwujudnya tujuan organisasi.

Manajemen puncak, tingkatan manajemen lainnya, dan bagian operasional memiliki peran masing-masing dalam menjalankan manajemen strategis. Semua komponen dalam perusahaan harus berpartisipasi dalam menyusun, menjalankan, dan mengontrol keputusan yang telah disepakati. Hasilnya tujuan bersama pun tercapai.

Baca juga : Manajemen Bisnis : Pengertian, Fungsi, Komponen, dan Perencanaannya

Tujuan Manajemen Strategis

Setidaknya ada tujuh tujuan manajemen strategik seperti berikut ini.

  1. Memberikan arah jangka panjang perusahaan yang bakal dicapai.
  2. Membantu perusahaan beradaptasi pada setiap perusahaan.
  3. Membuat kinerja perusahaan menjadi lebih efektif.
  4. Mengaplikasikan dan mengevaluasi strategi yang disepakati dengan efektif dan efisien.
  5. Membuat strategi baru untuk menyesuikan dengan perkembangan lingkungan eksternal.
  6. Meninjau ulang kelebihan dan kelemahan serta mencermati peluang dan ancaman bisnis perusahaan.
  7. Berinovasi pada produk dan layanan sehingga selalu disukai oleh konsumen.

Baca juga : Mengetahui Lebih Jauh Hukum Penawaran & Permintaan Secara Lengkap

Proses Manajemen Strategis

Idealnya, proses manajemen strategis berpedoman pada pemahaman yang mendalam dan utuh tentang pasar, lingkungan eksternal, dan kompetisi. Berikut ini tiga proses penerapan manajemen strategis dalam bisnis.

Tahap Formulasi

Membuat misi, mementukan kekuatan dan kelemahan internal, mengidentifikasi peluang dan tantangan eksternal, serta mengambil keputusan strategis pilihan termasuk kegiatan yang dilakukan pada tahap formulasi.

Termasuk juga pembahasan terkait bisnis baru yang akan dijalani atau bisnis yang dihentikan.

Tahap Implementasi

Pada tahap ini Anda harus menentukan sasaran tujuan, mengelola kebijakan dan semua sumber daya, serta memotivasi pegawai. Membangun kultur yang mendukung strategi dan menciptakan struktur oragnisasi yang efektif pun termasuk ke dalam tahap implementasi.

Tahap Evaluasi

Ada tiga kegiatan utama pada tahap evaluasi yaitu menganalisis semua faktor internal dan eksternal, mengukur kinerja, serta menentukan tindakan perbaikan.

Tahap evaluasi diperlukan untuk mencermati sukses tidaknya strategi yang diterapkan. Evaluasi sangat diperlukan agar strategi perusahaan Anda bisa beradaptasi dengan baik pada setiap perubahan internal dan eksternal.

Baca juga : Manajemen produksi: Pengertian, Fungsi, Aspek dan Ruang Lingkup

Manfaat dalam Bisnis

Penerapan manajemen strategik memiliki banyak manfaat seperti mendapatkan keuntungan yang maksimal bagi perusahaan. Jangan pernah membatasi keuntungan yang dihasilkan dari bisnis Anda.

Jika saat ini perusahaan Anda memperoleh laba 100% dibandingkan dengan tahun lalu. ingatlah selalu bahwa masih ada 100% lagi profit yang belum tergali. Bagaimana caranya? Anda harus menyusun strategi yang jitu untuk mencapai itu.

Manfaat lainnya yakni mengurangi risiko, meningkatkan keunggulan kompetitif (competitive advantage), memiliki fokus tujuan yang jelas, dan memaksimalkan semua sumber daya.

Baca juga : Pengertian Lengkap Digital Marketing dan Tips Efektif Untuk Melakukannya

Kesimpulan

Anda sudah memahami definisi manajemen strategis dan manfaatnya dalam bisnis kan? Semoga bisnis Anda tetap bertahan dan terus berkembang di tengah ketatnya persaingan usaha setelah membaca pembahasan di atas.

Jangan lupa juga lakukan pembukuan pada bisnis Anda. Dengan proses pembukuan yang terencana Anda bisa dengan mudah memantau data keuangan bisnis Anda secara faktual.

Jika Anda kesulitan menggunakan pembukuan manual, Anda bisa menggunakan software akuntansi untuk proses pembukuan bisnis yang lebih mudah dan praktis. Pilihlah software akuntansi yang mudah digunakan, aman digunakan, dan memiliki harga terjangkau seperti Accurate Online.

Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah dikembangkan sejak 20 tahun lalu dan telah meraih Top Brand Award sejak tahun 2016 sampai saat ini untuk kategori software akuntansi. Jadi apalagi yang masih Anda ragukan? Anda bisa mencoba menggunakan Accurate Online secara gratis selama 30 hari melalui tautan di bawah ini :