Tokoh gerakan pembaharuan dunia Islam yang berasal dari Turki adalah

Tokoh Pembaharuan Islam merupakan seseorang yang berpartisipasi dalam gerakan pembaharuan dalam Islam. Pembaruan tersebut meliputi baik Pembaharuan Islam di Indonesia, di Mesir, di Turki, di Arab Saudi maupun di negara lainnya.

Secara bahasa pembaharuan disebut dengan istilah tajdid dengan arti pembaharuan. Pelaku atau tokoh yang melakukan pembaharuan disebut mujaddid. Pembaharuan Islam merupakan suatu usaha kaum muslimin dalam memahami kembali ajaran-ajaran agama untuk disesuaikan dengan perkembangan terbaru. Perkembangan tersebut bisa disebabkan oleh apapun seperti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Dengan kata lain pembaharuan di dunia Islam bisa kita katakan sebagai modernisasi ajaran keagamaan masyarakat muslim yang mulai tidak relevan dengan perkembangan zaman.

Gerakan pembaharuan Islam bukan merupakan hal baru dalam dunia Islam. Pada zaman Rasulullah dinilai sudah melakukan modernisasi ajaran Islam seperti telah disabdakan oleh Nabi Muhammad bahwa “sesungguhnya Allah akan mengutus kepada umat ini pada permulaan setiap abad orang-orang yang akan memperbaiki –memperbaharui- agamanya” (HR. Abu Daud).

Nabi memang tidak secara langsung menggunakan istilah pembaharuan, karena istilah pembaharuan baru muncul serta terkenal pada awal abad ke 18. Yaitu ketika terjadi kontak politik juga intelektual antara Islam dan barat. Pada saat itu, Islam mengalami kemunduran di bidang intelektual jika dibandingkan dengan barat. Oleh karena itu, para elit muslim tergugah untuk meninjau kembali ajarannya dan kemudian memperbaharuinya.

Upaya-upaya yang dilakukan oleh para tokoh muslim untuk memperbaharui pemahaman terhadap Islam kita sebut sebagai gerakan pembaharuan Islam. Lahirnya upaya tersebut dari tokoh pembaruan Islam disebabkan oleh terjadinya dialog antara Islam dan modernitas yang berlangsung sejak abad ke 18. Pada saat itu kekuatan politiknya mulai merosot, begitu pula dengan kekuatan intelektualnya terus mengalami kemunduran jika dibandingkan dengan barat.

Islam serta modernisasi memang terus mengalami pergumulan. Keadaan itu adalah keadaan sulit mengingat agama doktrin mutlak benar, tidak dapat diubah bahkan bersifat kekal, sementara di sisi lain perubahan serta perkembangan zaman terus terjadi tanpa henti. Maka lahirlah gerakan dari kalangan kaum muslimin untuk memperbaharui ajaran agamanya. Pintu ijtihad yang selama ini dipahami sebagai salah satu jalan tertutup rapat, kini dibuka kembali akibat tuntutan zaman. Ini latar belakang lahirnya gerakan pembaharuan Islam.

Gerakan pembaruan Islam ini tidak serta-merta melakukan perubahan sembarangan. Terdapat garis-garis yang membatasinya sehingga tidak bertentangan dengan ajaran inti Islam. Tokoh gerakan pembaharuan Islam mempunyai pola-pola tersendiri dalam melakukan pembaharuan.

Tokoh gerakan pembaharuan dunia Islam yang berasal dari Turki adalah
Gambar Jamaluddin al Afgani Mesir

Salah satu tokoh pembaruan Jamaluddin Al Afgani  lahir di Afganistan pada tahun 1838 M, sedangkat tahun wafatnya terjadi pada 1987 M.

Ia disebut sebagai tokoh pembaharuan Islam di Mesir karena pemikirannya telah berhasil membuka jalan pada pembaruan Islam. di antaranya ialah ia mengatakan bahwa Islam merupakan agama yang relevan dengan situasi serta kondisi. Maka ajaran agama Islam adalah dinamis serta mengajarkan dinamisme berpikir dan berprilaku sesuai dengan ajaran Islam. Dalam kaitan antara Islam dengan negara, ia berpendapat bahwa kaum muslimin harus membangun nasionalisme dan internasionalisme agar kaum muslimin dapat bersatu. Menurutnya hanya dengan bersatu Islam dapat diarahkan untuk berkembang dan maju. Dalam masalah sistem negara, ia menawarkan untuk menerapkan sistem demokrasi yang berdasarkan musyawarah.

Tokoh gerakan pembaharuan dunia Islam yang berasal dari Turki adalah
Gambar Mustafa Kamal Turki

Ia lahir di Turki tahun 1881 M serta mati pada tahun 1938 M. Mustafa kemal merupakan salah satu dari tokoh-tokoh pembaharuan Turki yang berjasa memajukan Turki dari keterbelakangan. Pemikirannya tentang kemajuan Islam di Turki dipengaruhi oleh nasionalisme Turki dan ide kaum barat. Baginya, Turki akan maju jika Turki merdeka. Setelah merdeka kaum muslimin di Turki harus berjuang untuk memperoleh dan mewujudkan seluruh peradaban barat di Turki.

Pemikiran-pemikirannya di bidang pembaharuan ialah pertama jabatan khilafah harus diganti dengan jabatan presiden dipilih langsung oleh rakyat. Kedua ia berpendapat bahwa harus terjadi pemisahan antara negara dengan agama. Maka ide sekularisasi pun dimasukkan dalam konstitusi di tahun 1937 negara Turki.

Tokoh gerakan pembaharuan dunia Islam yang berasal dari Turki adalah
Gambar Sayyid Akhmad Khan India

Dilihat dari awalan namanya ia merupakan cucu nabi Muhammad melalui Sitti Fatimah dan Ali. Tokoh pembaruan islam tersebut lahir di Delhi tahun 1817 Masehi. Sedangkan wafatnya jatuh pada tahun 1898 M.

Sebagai tokoh pembaharuan di India, Sayyid Akhmad Khan mempunyai beberapa pemikiran pembaharuan. Di antaranya ialah manusia mempunyai kemampuan menggunakan akalnya secara maksimal dan melakukan kebebasannya tanpa harus melanggar ajaran-ajaran tauhid Allah dan tidak bertentangan dengan hukum Allah. Pemikiran ini dalam kajian filsafat biasa disebut dengan istilah free will dan free act.

Di samping itu, ia berpendapat manusia bisa mengubah nasibnya sendiri. Manusia bisa mengubah kehidupannya dari mundur menjadi maju, dari tertinggal menjadi maju. Akal dan potensi lain manusia yang diberikan Allah sudah cukup untuk mengubah keadaan manusia. Justru pemikiran tentang nasib manusia tidak bisa diubah oleh dirinya sendiri merupakan awal kemunduran kaum muslimin. paham fatalis kaum muslimin telah menyandera dirinya sendiri dan mengakibatkan ketertinggalan. Oleh karena itu jika umat islam ingin maju, maka harus terlebih dahulu mengubah pahamnya.

Tokoh gerakan pembaharuan dunia Islam yang berasal dari Turki adalah
Gambar Hasyim Asy'ari Indonesia

Hasyim Asy’ari lahir di Jombang Indonesia pada 1871 M dan wafat di 1947 M. Ia merupakan pendiri organisasi Islam terbesar di Dunia yaitu NU. Ia merupakan tokoh pembaruan Islam di Indonesia. sebagai tokoh pembaharuan di Indonesia, tentu kiprahnya dalam pembaharuan agama patut tidak kita ragukan lagi.

Pemikiran-pemikiran pembaharuannya ialah budaya dan adat istiadat masyarakat merupakan hal yang memiliki manfaat dan tidak bertentangan dengan akidah islam, maka harus dilestarikan sebagai modal dalam menghadapi modernitas. Mendirikan madrasah-madrasah merupakan hal penting dalam upaya pengembangan dan kemajuan masyarakat.

Tokoh gerakan pembaharuan dunia Islam yang berasal dari Turki adalah

Adapun tokoh-tokoh gerakan pembaharu dalam Islam adalah:

a. Tokoh-Tokoh Pembaharu dalam Islam Di Mesir.


1. Muhammad Ali Pasya. Seorang keturunan Turki yang lahir di Kawalla, Yunani pada tahun 1765 dan meninggal di Mesir pada tahun 1849. Ia merupakan Sultan Usmani yang resmi pada tahun 1805 Mesehi. Selama berkuasa, ia mendirikan sekolah militer pada tahun 1815, sekolah tehnik pada tahun 1816, dan sekolah kedokteran pada tahun 1827. Ia mengirim pelajar ke Prancis, Inggris dan Austria. Ia juga memerintahkan agar bukubuku barat diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.

2. Rifa’ah Badawi Rafi’ Al-Tahtawi atau dikenal dengan sebutan Al-Tahtawi. Lahir di Tahta pada tahun 1801 Masehi dan meninggal di Kairo pada tahun 1873 Masehi. Ia adalah pelajar yang sangat pandai dan cerdas, dan merupakan murid kesayangan Syaikh Hasan Al-Attar. Ia adalah tokoh yang berjasa dalam menggerakkan penerjemahan di Mesir. Dialah yang memperkenalkan umat Islam di Mesir, berbagai ilmu yang membawa barat pada kemajuan.

3. Jamaluddin Al-Afghani. Ia lahir di Afghanistan pada tahun 1839 dan meninggal di Istanbul pada tahun 1897. Ia adalah tokoh pembaharuan yang hidupnya berpindah-pindah dari satu negara ke negara lain. Pada tahun 1871 ia pindah ke Mesir dan menetap di Kairo.



4. Muhammad Abduh. Ia lahir di Mesir pada tahun 1849. Tahun 1866, ketika belajar ke Al-Azhar, adalah tahun pertemuan pertama kalinya dengan Jamaluddin Al-Afghani. Dan, ketika Jamaluddin Al-Afghani menetap di Kairo pada tahun 1871, maka Muhammad Abduh adalah murid yang paling setia. Bahkan, ia adalah tokoh pembaharu Islam di Mesir yang pemikirannya sangat dipengaruhi oleh pemikiran Jamaluddin Al-Afghani. Ia meninggal pada tahun 1905 setelah mendapat kedudukan sebagai Mufti Mesir pada tahun 1899.

5. Rasyid Ridha. Ia adalah murid Muhammad Abduh. Lahir di Qalamun, Lebanon pada tahun 1865. Rasyid Ridha masih termasuk keturunan Nabi Muhammad Saw. dari jalur Husain bin Ali. Pemikirannya sangat besar dipengaruhi oleh Jamaluddin Al-Afghani dan Muhammad Abduh. Meninggal pada bulan Agustus, tahun 1935.

b. Tokoh-Tokoh Pembaharu dalam Islam Di Turki.
1. Sultan Mahmud II. Ia adalah raja Usmani yang lahir pada tahun 1785. Diangkat menjadi sultan Usmani pada tahun 1807 dan meninggal dunia pada tahun 1839. Sultan Mahmud II adalah pelopor pembaharuan dari kaum raja, sebagaimana juga Muhammad Ali Pasya di Mesir.

2. Mustafa Rasyid Pasya. Lahir di Istanbul pada tahun 1800. Tahun 1834 ia dikirim menjadi Duta Besar Kerajaan Usmani di Paris, Prancis. Mustafa Rasyid Pasya adalah pemuka Tanzimat yaitu pembaharuan lanjutan dari usaha-usaha yang telah dilakukan oleh Sultan Mahmud II.

3. Ziya Pasa. Ia adalah anak pegawai kantor cukai di Istanbul. Lahir pada tahun 1825 dan meninggal pada tahun 1880. Ia adalah pemuka Usmani Muda atau Yeni Osmanlilar atau Young Ottoman. Usmani Muda adalah gerakan rahasia dari golongan intelegensia kerajaan Usmani yang banyak menentang kekuasaan absolut Sultan.

c. Tokoh-Tokoh Pembaharu dalam Islam Di India-Pakistan.


1. Sayyid Ahmad Syahid. Ia lahir pada tahun 1786 di Rae Bareli, Lucknow, India. Ia adalah pemimpin Gerakan Mujahidin. Gagasan pembaharuannya tertuang dalam sebuah buku karyanya yang berjudul, Shirathi Mustaqim. Ia meninggal pada tahun 1831 di Balekot, dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Sikh. Dari situlah, gelar nama Syahid beliau dapatkan.

2. Sayyid Ahmad Khan. Ia lahir di Delhi, India, pada tahun 1817. Ia termasuk keturunan Nabi Muhammad Saw. dari jalur Husein. Ia adalah cucu daripada Sayyid Hadi, seorang pembesar istana Mughal pada masa pemerintahan Alamgir II (1754-1759 M). Ia adalah tokoh utama dari Gerakan Aligarh. Sebuah gerakan pencerahan yang dimulai dari kampus Universitas Islam Aligarh.

3. Sayyid Amir Ali. Lahir dari keluarga Syi’ah pada tahun 1849. Meninggal pada tahun 1928 dalam usia 79 tahun. Pendidikannya dimulai dari Perguruan Tinggi Muhsiniyya, Kalkuta. Lalu melanjutkan pendidikannya di Inggris, pada tahun 1877.

4. Muhammad Iqbal. Lahir pada tahun 1876 di Sialkot, India. Ia belajar di Lahore, kemudian meneruskannya ke Inggris pada tahun 1905 di Cambidge University untuk belajar filsafat. Kemudian, pindah ke Jerman dan meneruskan studi di Munich mengambil gelar Ph.D dalam bidang tasawuf.

5. Muhammad Ali Jinnah. Ia lahir di Karachi, India, pada tahun 1876. Ia belajar di London untuk bidang hukum dan menyelesaikan studinya di sana pada tahun 1896. Ia adalah pemimpin Liga Muslimin yang sangat berpengaruh di India.


Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan tentang tokoh-tokoh pembaharuan dalam Islam. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari pembahasan tersebut. Aamiin. Sumber Sejarah Kebudayaan Islam Kelas XII MA, Kementerian Agama Republik Indonesia, Jakarta 2016. Kujnjungilah selalu www.bacaanmadani.com semoga bermanfaat. Aamiin.